Minggu, 18 Oktober 2009

makanan pencegah kerontokan rambut


Jangan biarkan kerontokan rambut mengancam kecantikan Anda. Cegah dengan asupan makanan bergizi untuk mengembalikan kekuatan akar rambut.

Ikan, telur dan kacang
Pada dasarnya rambut kita terdiri dari protein, karena itulah makanan tinggi protein sangat disarankan untuk menjaga kesehatan rambut. Pilih protein tanpa lemak, seperti ikan, daging ayam, telur, kacang almond, yogurt, atau tahu. Makanan tinggi lemak akan membuat kadar hormon testoteron pada pria menurun yang berdampak pada rambut rontok.

Zat besi
Zat besi memegang peran penting dalam pembuatan hemoglobin, bagian darah yang bertugas mengangkut oksigen ke seluruh organ dan jaringan tubuh. Bila kadar hemoglobin kita bagus, oksigen pun bisa didistribusi sempurna. Ini berarti, sirkulasi darah bisa sampai ke akar rambut, yang akan merangsang pertumbuhan rambut.

Tambahkan makanan mengandung zat besi dalam menu diet Anda sehari-hari. Makanan seperti telur, sayuran hijau, kismis, serta sereal gandum utuh, merupakan sumber zat besi yang baik. Selain itu konsumsi pula vitamin C karena vitamin ini meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi.

Seafood
Pria yang mengalami kebotakan diketahui memiliki kekurangan zinc dalam tubuhnya. Zinc berperan dalam berbagai fungsi tubuh, mulai dari produksi sel hingga keseimbangan hormon, dan fungsi-fungsi ini memengaruhi pertumbuhan rambut. Selain itu, zinc berperan dalam kelenjar rambut yang "mengikat" akar rambut.

Bila kita kekurangan zinc, folikel rambut jadi lemah sehingga rambut mudah terlepas dari akarnya. Untuk mengatasinya, konsumsi makanan mengandung zinc tinggi, seperti daging merah, daging unggas, kacang, kerang, atau udang.

kantung mata

Mata berkantung, lingkaran hitam, kerutan halus di bawah mata, atau mata yang turun, merupakan tanda kulit sedang mengalami proses penuaan. Karena itu, tak heran bila seseorang bisa terlihat lebih tua dibanding usia sebenarnya gara-gara problem di sekitar mata tadi.

"Saya sangat terganggu setiap kali orang bertanya kenapa saya terlihat sangat lelah, padahal saya sudah tidur cukup. Karenanya saya memilih operasi plastik untuk mengoreksi kulit di sekitar mata," kata Darrick E.Antell, MD, menceritakan pengalamannya saat ia berusia 32 tahun.

Anda tidak perlu melakukan operasi seperti Antell untuk mempercantik mata Anda. Menurut ketua dermatolog dan cosmetic surgery dari Sinai Medical Center, New York, AS, Ellen Marmur, MD, problem kulit di seputar mata sebenarnya berawal dari noda kecil yang tidak dirawat.

"Kantung mata di bawah kelopak yang semula tak begitu terlihat, tapi bila tak segera diatasi lama-lama akan makin jelas terlihat," kata Marmur. Karena itu, di usia 20-an sebaiknya Anda mulai rajin mengoleskan eye cream di sekitar mata untuk menjaga kekenyalan kulit.

Kantung mata, menurut Marmur, merupakan bagian dari proses penuaan. "Secara alami ada lemak di bagian bawah mata yang diikat oleh ligamen. Nah, makin lama ligamen ini akan melemah sehingga lemak terdorong dan menumpuk di bawah mata, sehingga terlihat seperti kantung," paparnya.

Selain faktor penuaan, masalah di sekitar mata juga bisa disebabkan karena faktor keturunan dan gaya hidup. "Sering begadang, terlalu banyak makanan yang asin, kurang minum, dan jarang berolahraga akan membuat kulit kehilangan elastisitas, termasuk di sekitar mata," kata Marmur.

Resep alami

Selain kosmetik modern, sebenarnya banyak resep kecantikan alami untuk mengatasi problem kulit di mata. Yang paling popular adalah mengompres area mata dengan kantong teh celup yang dibekukan, irisan timun, atau es batu. "Untuk sementara, bahan-bahan itu memang bisa mengatasi bengkak di bawah mata," kata Marmur.

Ahli dermatologi Audry Kunin, dalam bukunya The DERMAdoctor Skinstruction Manual, mengatakan teh hijau bisa jadi solusi untuk menyingkirkan kantung mata. Kandungan senyawa anti inflamasi, yang disebut EGCG, yang terdapat dalam teh hijau bisa mengurangi cairan yang menyebabkan mata terlihat sembab.

Sementara itu untuk hasil yang bertahan agak lama, Anda juga bisa mencoba suntik botox yang efektif mengurangi kerutan dan meningkatkan kekenyalan kulit.

Jumat, 16 Januari 2009

masuk angin, bener ga sih

kata "Masuk Angin" tersebut mereka gunakan

apabila mereka merasa:

kedinginan
kembung
pegal-pegal otot dan sendi
buang gas terus menerus
batuk-pilek

Kerap kali mereka memakai jaket yang tebal

saat berkendara motor dengan tujuan, supaya

"enggak masuk angin"..mereka mungkin

beranggapan bahwa "angin" tersebut dapat

masuk lewat pori-pori tubuh kita, dan dengan

mekanisme "entah bagaimana" dapat menimbulkan

keluhan-keluhan tidak enak seperti yang telah

disebutkan di atas.

Sebenarnya di Istilah Kedokteran, TIDAK ADA

istilah "masuk angin", dan berbagai keluhan

yang disebutkan diatas memang dapat

ditimbulkan oleh Cuaca Dingin (mungkin aja

banyak anginnya) namun tidak seperti yang

telah dipikirkan oleh banyak orang awam...

(masuk angin..).

Cuaca yang dingin dapat menimbulkan mekanisme

"vasoconstricion" dimana terjadi Penyempitan

pembuluh darah kita, hal ini mekanisme untuk

menghambat pengeluaran kalor berlebihan dari

tubuh, sehingga tidak terjadi Hipotermi.

Nah.. Vasokonstriksi (penyempitan) pembuluh

darah ini dapat mengakibatkan peredaran darah

di tubuh kita kurang lancar, sehingga hasil

metabolisme, dan Asam laktat terakumulasi

pada otot-otot kita..akibatnya pegal-pegal

dan seluruh tubuh kita tidak enak...

Selain itu, Cuaca yang dingin juga

mengakibatkan "perlambatan dari gerak

peristaltik saluran cerna kita", sehingga gas

yang ada di saluran cerna kita tertampung

sehingga dapat menjadi kembung...perut terasa

penuh...

Ditambah lagi mungkin aja terjadi yang

namanya "Aerophagi" (Makan angin)..nah ini

mungkin yang sering kita alami bila kita

berkendaraan motor, atau naik Roller Coaster,

tapi sambil buka mulut (Mangap), akibatnya

banyak angin yang tertelan oleh kita,

sehingga kita kenyang dengan angin (Kembung-

red) . He..He...

Parahnya lagi, Cuaca yang dingin, dapat

mengakibatkan rambut-rambut sel di saluran

pernafasan kita lambat untuk

bergerak..padahal fungsi pergerakan tersebut

adalah untuk mengeluarkan lendir dan bakteri

serta virus.

Akibat dari gangguan fungsi rambut-rambut di

saluran nafas ini, kita akan mudah terkena

infeksi saluran nafas atas, seperti: batuk,

pilek, dll..

Nah, obat-obat, jamu-jamu yang "wes..ewes..

ewes..bablas anginnya" hanya berfungsi

mengeluarkan udara dalam saluran pencernaan

(jadi sering buang gas), dan menghangatkan

badan karena banyak mengandung jahe, dll..

(that's Oke...).

Tapi, kalo jamu-jamu buat pegel-pegel..lebih

baik jangan deh..karena banyak yang

mengandung Steroid dan Obat penghilang sakit

non steroid (NSAID), yang dapat mengakibatkan

banyak komplikasi lain, seperti: Sakit

lambung, bahkan sampai lambungnya jebol

(bocor)..Hati- hati..


Kalo kerokan boleh ga?? Jangan Deh..Karena

kerokan sebenarnya untuk memecahkan kapiler-

kapiler darah, sehingga terasa enak karena

pembuluh darah kembali melebar..namun

waw..badan kita rusak berat..dan taukah anda,

kenapa orang yang kebiasaan dipijet dan

dikerok kayaknya kecanduan? hal itu

dikarenakan tubuh kita akan mengeluarkan zat

"endorfin" Sejenis Morfin namun endogen

(dihasilkan tubuh), sebagai mekanisme

pertahanan terhadap rasa nyeri....

Jadinya kayak nge-fly aja...( that's not

good...!)

baru buat

assalamu'laikum
ini blog dibuat untuk mengakomodir orang-orang agar mendapatkan informasi-informasi terbaru seputar kesehatan